News and Links
Upcoming Events
of the Republic of Indonesia
22 September 2010, Pan Pacific, Sonargaon Hotel, Dhaka
" 8 - 9 August 2010 "
Bukittinggi-West Sumatra. Indonesia
"for The Republic of Indonesia "
23 April 2010, Yak & Yetti Hotel. Kathmandu-Nepal
"Discover Indonesia, The Beauty Unlimited"
11 Mei 2010, Pan Pacific, Sonargaon Hotel, Dhaka
Tab Two
- Press Release BB-325KBRI dan Masyarakat RI di Bangladesh Bersatu Menumbuhkembangkan Kreativitas Anak Indonesia. more...
- Press Release BB-335Doa, Kekaguman dan Pujian Mewarnai Resepsi Diplomatik Peringatan HUT RI Ke-64 di Kathmandu Nepal. more...
- Press Release BB-185Medali Emas, Perak dan Perunggu Raihan Anak-Anak Indonesia Turut Mengharumkan Nama Bangsa. more...
- Press Release BB-197Promosi INDONESIAN AMARDESH mengagumkan: Keindahan Seni Budaya dan kelezatan Kuliner Nusantara menggugah hasrat lapisan elite Bangladesh untuk berwisata ke Indonesia. more...
Tab Three
- 30/12/09 : Indonesia Embassy Event
we sorry, the contain is under maintenance. More... - 04/04/09 : Cultural Show.
Cultural Heritage of Indonesia.. More... - October 28 - November 1, 2009 : PPE
Organizer & Venue for PPE National Merchandise and Commodity Show Other events by | Join as Organizer OrganizePT Jakarta International Expo Gedung Pusat Niaga Lt. 1 Arena PRJ Kemayoran, Jakarta 10620, Indonesia, Tel: +62 (0)21/2664-5000, Fax: +62 (0)21/6570-0010, More... - 6 - 8 November 2009 : Malioboro Festival 2009
which will be held along on Malioboro street and its surrounding, is expected to become an icon of tourism in Yogyakarta. This event will be more interesting and has a different color than some other tourist attractions in Yogyakarta.. More...
The Embassy of Indonesia
| 13.wisata |
|
|
|
“MENLU BANGLADESH, DIPU MONI MENGHARAPKAN INDONESIA MEMBANTU PEMBANGUNAN KEPARIWISATAAN BANGLADESH”
Harapan tersebut disampaikan Menlu Bangladesh, Dipu Moni dalam pertemuan dengan Dubes RI LBBP untuk Republik Rakyat Bangladesh dan untuk Republik Nepal, Zet Mirzal Zainuddin, di kantor Menlu di Dhaka tanggal 22 Juli 2010. Pada kesempatan tersebut, Dubes RI menyampaikan perkembangan persiapan penyelenggaraan Sidang ke-2 Komisi Bersama RI – Bangladesh yang akan diselenggarakan di Bukittinggi, Sumatra Barat tanggal 7 – 9 Agustus 2010.
Menlu Dipu Moni dengan penuh keyakinan menyampaikan bahwa dengan kemajuan yang pesat dan besarnya pengalaman Indonesia di bidang kepariwisataan, di samping mengharapkan dapat belajar dan transfer pengalaman dari Indonesia melalui kerjasama pelatihan baik dengan mengirimkan para operator kepariwisataan ke Indonesia atau mendatangkan para pelatih dari Indonesia ke Bangladesh, Menlu sangat mengharapkan investor dari Indonesia dapat membantu pengembangan kepariwisataan Bangladesh, Negara bependuduk tidak kurang dari 160 juta jiwa.
Menggarisbawahi semakin banyaknya wisatawan dan pengusaha Bangladesh yang berkunjung ke Indonesia, Menlu Dipu Moni juga mengharapkan meningkatnya minat pengusaha dan wisatawan dari Indonesia untuk berkunjung ke Bangladesh. Di samping itu Menlu memberikan dukungan penuh bagi kesuksesan Sidang Komisi Bersama yang akan diselenggarakan di Indonesia bulan depan, serta sangat berharap agar SKB kedua ini dapat menghasilkan terobosan-terobosan baru untuk menghindari hambatan-hambatan di bidang perdagangan bilateral, guna meningkatkan kerjasama kedua negara, khususnya di bidang ekonomi, investasi, perdagangan dan kepariwisataan. Menlu sangat berharap agar Indonesia dapat meningkatkan impor produk pharmasi/obat-obatan yang berkualitas tinggi serta berstandar internasional dari Bangladesh melalui perdagangan langsung yang saling menguntungkan kedua pihak serta guna menciptakan neraca perdagangan bilateral berimbang yang dari US$900 juta pada tahun 2009, merupakan surplus 90% buat Indonesia. Kemudian Menlu Dipu Moni juga menyambut baik adanya niat Batavia Air dari Indonesia untuk membuka jalur penerbangan ke Dhaka dan semoga ada tindak lanjutnya. Perusahaan Penerbangan Nasional Bangladesh, BIMAN yang sedang berbenah diri juga punya niat untuk membuka jalur penerbangan langsung ke Jakarta. Pernyataan Menlu tersebut disampaikan menanggapi pernyataan Dubes RI bahwa terhambatnya kerjasama perdagangan kedua negara hingga saat ini antara lain adalah besarnya impor duty yang diterapkan pemerintah Bangladesh bagi produk-produk jadi dan persyaratan standar eropa yang masih diterapkan Bangladesh bagi produk obat-obatan dari Indonesia. Dubes RI menambahkan bahwa Indonesia telah mengimpor produk pharmasi/obat dari Bangladesh sekalipun kuantitasnya masih kecil, dan menawarkan ekspor produk pharmasi/obat-obatan non komersial kepada Bangladesh melalui UNICEF. Di samping itu Indonesia mengharapkan diberi pula akses untuk mengembangkan pasar produk obat-obatannya ke Bangladesh dengan persyaratan yang menguntungkan kedua pihak. Bangladesh diharapkan dapat memberikan akses pasar bagi produk pharmasi / obat-obatan Indonesia yang tidak di produksi di Bangladesh dan begitu pula sebaliknya. Dubes RI juga mengharapkan dukungan Menlu Dipu Moni agar niat dari kedua negara untuk dapat menandatangani “ perjanjian pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomatik dan paspor dinas dari kedua negara dapat terlaksana pada Sidang Komisi Bersama ke-2 tersebut. KBRI Dhaka, 24 Juli 2010 |
| < Prev | Next > |
|---|




